Setiap Lelaki Pemimpin bagi Wanita

Setiap Lelaki Pemimpin bagi Wanita

Fetra Hariandja Okezone.com

PEMILHAN umum atau pemilu presiden masih tiga tahun ke depan. Bangsa Indonesia akan kembali memilih pemimpin baru setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak bisa mencalonkan diri. SBY sudah memimpin Merah Putih selama dua periode atau batas maksimal sesorang menjabat presiden.

Meski masih terlalu lama, nama-nama penerus SBY sudah muncul ke permukaan. Paling santer adalah tiga sosok wanita yang sudah dikenal publik. Mereka adalah Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan putri Ketum PDIP Megawati Soekarno Puteri, Puan Maharani.

Mencuatnya ketiga nama tersebut memang sangat mengejutkan. Apalagi bangsa Indonesia masih tabu dengan kepemimpinan kaum wanita. Ditambah Islam, yang memiliki mayoritas penganut juga melarang wanita memimpin publik. Meski kedudukannya sama di mata Tuhan, namun tanggung jawab laki-laki dan perempuan berbeda. Konteks ini sebaiknya dicermati kaum wanita.

Ini kalau kita bicara mengenai hukum Islam. Kemudian dengan keputusan wanita menjadi pemimpin tentu melenggar apa yang pernah diucapkannya. Sebelum menikah, semua wanita ingin mendapatkan suami yang bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangganya. Dengan kempemimpinannya itu, sang wanita berharap mendapatkan kebahagian. Laki-laki adalah imam (pemimpin), demikian kaum hawa menyebut.

Wanita ingin selain sebagai pemimpin, laki-laki juga bisa melindungi dirinya. Memberikan kenyamanan, keamanan, mendidik wanita dan keturunnya kelak. Apakah bisa wanita memberikan beberapa hal tersebut kepada laki-laki. Sungguh ironis bila laki-laki dipimpin wanita.

Lantas bagaimana tidak aneh bila seorang wanita mencalonkan diri sebagai presiden. Artinya, sama saja memimpin suaminya sendiri selama mengemban amanat itu. Tidak satu pun laki-laki yang bersedia dimpimpin istrinya baik dalam keluarga maupun bernegara. Kalau pun ada, entah apa yang ada di dalam benak laki-laki tersebut.

Kriteria tersebut sepertinya luluh setelah berstatus seorang istri. Mengatasnamakan mempunyai hak sama, para wanita pun berlomba menjadi pemimpin. Mulai dari lurah, camat, gubernur, menteri hingga presiden. Artinya, mereka akan memimpin laki-laki yang menjadi bawahannya, termasuk suami.

Dengan alasan emansipasi, wanita juga memiliki kesempatan dan hak sama seperti laki-laki. Berbagai langkah dilakukan untuk menjadi seorang pemimpin. Tidak lagi dipertimbangkan benar atau salah bila seseorang menjadi pemimpin publik.

Siapa pun yang mencalonkan diri menjadi pemimpin kelak, hampir dipastikan karena dorongan ambisi pribadi, ambisi politik dan kelompok. Hukum dan kedudukan seorang wanita tidak lagi dicermati untuk urusan kekuasaan ini.

Selain itu, bangsa Indonesia dalam posisi rugi bila dipimpin seorang wanita. Tidak satu pun keuntungan bisa didapat bila pemimpin kita wanita. Tentu sangat masuk akal, mengingat masih banyak laki-laki di Ibu Pertiwi ini yang memiliki kemampuan menjadi pemimpin, mulai tingkat lurah hingga presiden. Begitu pula dengan institusi negara yang bertugas melayani kepentingan publik.

Mari sama-sama kita kaji hukum ini. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.” (QS. An Nisaa : 34). “Oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki).” (QS. An Nisaa : 34).

Hukum ini dipertegas oleh alasan yang juga terdapat didalam ayat itu, yaitu kelebihan akal, pemikiran dan lainnya dari sisi kapabilitas untuk mengemban peradilan dan kepemimpinan.

“Tidaklah sekali-kali beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita.” (HR. Bukhori). “Kaum laki-laki lebih memiliki kemampuan daripada wanita didalam bidang ini.” (HR. Bukhori).

Masih ingin mencalonkan diri menjadi presiden? Semua balik kepada Anda, dari sudut mana Anda memandang…..

Bagaimana menurut Anda? Senang sekali jika Anda mau berbagi pendapat dengan saya disini. 🙂

Advertisements

About mediapromosi78

ask me..

Posted on January 6, 2011, in Satu Hari Satu Ayat Al-Qur'an and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: